Quillatisserie
  • Home
  • Blog
  • Tag
    • Diary
    • Kreatif
      • Fotografi
      • Gambar
      • Cerpen
  • Tentang
  • Kontak
Hi,hi!!! ^^. Aku balik lagi ke blog, nih! ^v^. Kali ini aku akan curhat tentang kejadian tadi. O.K, disimak ya??... Hehe. :D
Huh, hari in adalah hari yang paling melelahkan bagiku. Bayangkan saja, tadi, sewaktu kami (siswa kelas X-5 SMAN 11 Makassar. Ya, kan sudah pernah aku bilang sebelumnya bahwa aku mendaftar di SMAN 11 Makassar. :D) sedang mengikuti pelajaran olarahraga, guru menyuruh kami untuk megelilingi sekolah sebanyak 10 kali. Para siswi diuruh berjalan cepat (Ya, kami memakai baju seragam putih abu-abu untuk sementara karena baju olahraga kami belum dibagikan), dan para siswa disuruh berlari. Untungnya, kami, para siswa kelas X-5 masih kuat untuk mengelilingi sekolah. Jadi, kami masih bisa melanjutkan pelajaran. Lalu, kami disuruh melakukan pemanasan. Setelah pemanasan, kami disuruh bermain game. Pertama, game mengoper bola secepat mungkin. Kami disuruh membuat kelompok. Aku berada di kelompok satu. Kami disuruh melakukan operan bola selama 3 kali. Nah, dari ketiga operan tersebut, kelompok kami selalu lambat untuk mengoper bolanya. Akibat nya kami disuruh melakukan scott jump sebanyak sembilan kali sebagai hukuuman. =.=". Huhu, untung saja cuma sembilan kali. :D
Selanjutnya, pada saat pelajaran kimia, kami disuruh menjelaskan pengertian atom. Kami di mintai pendapat mengenai atom. Aku menjawab, "Atom adalah partikel-partikel terkecil penyusun suatu zat". Ternyata, jawabanku krang tepat. Harusnya, "Atom adalah partikel-partikel terkecil yang menyusun suatu zat yang tidak bisa dibagi lagi". Sebagaimana asal kaa atom 'a' dan 'tomos'. 'a' berarti tidak, dan 'tomos' berarti dibagi. Ya, mungkin, aku harus lebih giat belajar lagi. Setelah penjelasan, guru memberi kami tugas yang harus diselesaikan secepatnya. Akupun langsung buru-buru mengerjakannya. Tapi, kenyataannya tugas tersebut dijadikan PR!. >3<'.
Wah, kebetulan kami ada tambahan jam pelajaran ekonomi. Kami disuruh menghafalkan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Delapan nomor. Aku langsung menghafalnya dalam waktu kira-kira 15 menit! :D. Lalu, kami diberikan pertanyaan sebagai ulangan harian. Dalam menngerjakan soal, kami dilarang menyontek atau memberikan jawaban. Huh, kupikir, aku bisa melakukaknnya dengan baik, ternyata tidak. Ibu guru salah paham. Beliau mengira, aku memberikan jawaban kepada temanku. Akupun sangat kecewa. Mataku langsung berkaca-kaca. Aku tak kuat menahan air mata. Akupun mendapat hukumsn karena hal itu. Kami (aku dan teman yang mencontekku) disuruh menegerjakan kembali soal ulangan harian tersebut. Hiks~. Tapi, tak apalah, hitung-hitung dapat pelajaran baru!!. Hehehe... :D
That's it that I can tell to U. C U at my next post!!! ^-^~



-Risty-
Menulis......
Kata yang diangggap gampang sebagian orang. Mereka bilang menulis hanya sebuah kegiatan tak berguna. Siapa bilang?. Menurutku, menulis adalah kegiatan yang butuh pengorbanan. Sebab, sebelum menulis, kita harus menentukan topik apa yang akan kita tulis. Misalnya, sebelum menulis cerpen, kita harus menentukan tema cerpen tersebut. Kalau temanya tentang cinta, tentu saja kita harus membahas tentang percintaan, tentunya. Selain itu, kita juga harus dapat mengembangkan kalimat utama yang sudah kita buat menjadi sebuah cerita. Menurutku, inilah bagian yang paling mengasyikan. Sebab, kita diajak untuk mengimajinasikan kira-kira apa lanjutan yang cocok dengan kalimat utama itu. Jadi, bisa dikatakan, untuk menjadi seorang penulis, kita harus memiliki kemampuan verbal yang tinggi. Kalau aku sih, punya. Makanya, aku ingin jadi penulis! :D. Hehehe...
Menulis juga dapat membuat hati kita jadi tenang, lho!. Coba dech, misalnya, kamu sedang broken heart, cobalah menuliskan perasaanmu di buku diary. Pasti akan menjadi lebih baik!. Menulis juga bisa menghilangkan stress. Aku sering melakukannya kalau aku stress. Aku coba menulis atau melanjutkan cerita yang sudah kubuat. Stress-ku langsung menghilang entah kemana. Menulis itu ajaib. Bisa meredakan amarah, bisa membuat kita jadi tambah senang, bisa meringankan rasa sedih, dan meredakan rasa galau tentunya!. Hehe.....
Aku salut, dech sama para penulis. Mereka hebat, mereka bisa menuangkan pikiran menjadi sebuah gagasan dengan baik. Aku juga ikut-ikutan terpanggil dech untuk menulis. Aku yakin, menulis itu jiwaku. Benar kata Tante Primadonna Angela, menulis itu kayak jatuh cinta. Setelah merasakannya, kita bisa melakukannya berkali-kali. Aku ingin segera menerbitkan naskahku tahun ini dech! >///<. Tapi terkadang, aku malas melanjutkan naskahku. Tapi, aku akan selalu melanjutkannya kalau aku lagi mood. Mungkin, jiwa menulis sudah ada dalam diriku sejak lahir, ya. Soalnya, aku sering menyesal karena terlalu sibuk dan gak sempat melanjutkan naskahku. Biasanya, kalau lagi malas menulis, aku mencari pekerjaan lain, misalnya, menggambar, Itu cara yang paling ampuh untuk memerangi writer blockitis dalam diriku.
Kalau ditanya menulis itu profesi atau hobi, aku akan menjawab keduanya. Karena selain menghasilkan pendapatan tambahan, menulis juga dapat meningkatkan kemampuan. Selain itu menulis juga dapat mememenuhi rasa ketidak puasan. Ya, bagiku menulis adalah kebutuhan yang wajib dipenuhi.
 O.K, cuma itu yang bisa aku tulis. C U later!!!! ^-^



-Risty-

Saya menulis karena:
- Pertama, karena saya memiliki kemmapuan linguistik dan verbal yang tinggi yang memungkinkan saya untuk menulis.
- Kedua, saya ingin mencari tambahan tabungan untuk masa depan nanti.
- Ketiga, saya ingin menghibur orang lain dengan diri saya sendiri.
- Keempat, saya mengembangkan bakat yang ada dalam diri saya selama ini.
- Kelima, Writing is my fate. Saya beranggapan, saya terlahir untuk menulis. Karena, sejak kecil saya suka menulis tentang pengalaman saya. Selain itu, dengan menulis, saya akan merasa lebih percya diri.

It's my reason to be a writer, I don't follow someone's reason. It's my reason , it's me. I want to be a writer, and I'll never stop writing.



-Risty-
Hi,hi!!!. Aku kembali lagi di blog, nih!. Hahaha, kali ini aku mau curhat tentang "CLBK", nih... Terdengar aneh ya... :D. O.K, disimak ya!~

Hahaha.. Tak tahu kenapa kalau aku bicara topik yang seperti ini, aku mau tertawa sendiri deh!. Hihi... Kalian tahu kan, "Oppa"-ku yang kubilang jahat?. Ternyata, dia masih punya perasaan padaku, loh. Hehehe... Buktinya, dia menelfoku. Tapi, disaat kami bercerita tentang berbagai hal yang menyenangkan, tapi saat kami sedang asyik-asyiknya cerita, HP-ku mati!!! :(. Huh, mengesalkan, sih. Tapi, aku cukup bahagia, kok. Dengar suaranya saja, dadaku berdebar-debar, apalagi bertemu dengannya. Sampai sekarang, aku belum pernah lihat wajahnya, loh. Mungkin, kami pernah bertemu tapi belum kenalan. Aku juga tak ingat, tuh...
Walaupun aku bilang waktu aku membencinya, tapi aku tetap mengaguminya, lho. Dia itu tipe cowok yang langka. Selain baik, dia juga perhatian, selalu ingin tahu, cerdas (cerewet dan sebagainya),  dan juga asyik diajak bicara. Oh iya, dia jga selalu mendukungku kalau aku sedang menggamnar, lho. Dia memenuhi tipe-ku. Aku suka cowok sepertinya. Hihi... ^v^
Hehe, ternyata aku salah paham ya. Aku kira, dia serius waktu dia bilang punya pacar. Aku sampai menangis seharian karena tahu dia punya cewek. Ternyata, dia masih single. Ya ampun, aku benar-benar orang yang terlalu menganggap serius sebuah pernyataan. Makanya, jangan asal ngomong denganku dech. Bisa-bisa aku salah paham pada kalian. Hahaha...
O.K, Just it that I can tell to U. C U at my next post! ^-^



-Risty-

OSIS Displeasure (Kejengkelan menjadi Wakil Ketua OSIS)

By: Risti Fauziyah Habibie

Sialan, tahu begitu  kutendang tulang keringnya lebih keras dari kemarin hingga dia meringis kesakitan seperti seorang bayi yang merengek minta susu pada ibunya. Bagaimana tidak, orang itu telah menipuku sekaligus orang-orang yang mendukungnnya!.Dia bilang, jika dia terpilih menjadi Ketua OSIS, dia akan melakukan tugasnya dengan baik. Tapi apa buktinya?!. Selain itu dia juga seenaknya memperlakukanku sebagai seorang budak!. Cuih. Dia pikir, aku ini boneka yang bisa dimainkannya sesuka hati. Atau karena hanya aku perempuan, dia menganggapku lemah?.
Yap, kuakui, aku memang seorang perempuan. Tapi, bukan berarti dia memperlakukanku sebagi budak sekaligus bonekanya, kan?!. Benar-benar, dia telah membuatku sengsara. Hanya karena bermodal jabatan yang lebih tinggi dariku, ia memperlakukanku seenaknya. Seharusnya dia sadar, akulah orang yang paling berjasa baginya, begitu juga dengan orang lain. Tanpa dukungan kami, dia tidak akan terpilih menjadi ketua OSIS di SMA Praja Taruna, sekolah tercinta kami ini. Yaaa, jabatanku memang berada dibawahnya, ya, aku wakilnya. Tapi, aku selalu diperlakukan seperti budak, babu, dan bonekanya.
Bayangkan, dengan kesombongannya, ia memberikan semua tugas yang bertumpuk – seperti gunung—ini kepadaku dan berkata, “Nih, kerjakan semua laporan ini!. Yang becus ya!.”. Apakah dia tak punya perasaan sama sekali?!. Atau, jangan -jangan dia tidak pernah belajar Pendidikan Kewarganegaraan sejak SD?!. Huh, cowok yang payah!. Harusnya dia tahu semua orang di dunia ini juga punya hak. Bukan Cuma kewajiban. Termasuk aku. Aku kan juga manusia, bukan robot –atau boneka—yang bisa disuruh-suruh sesuka hati.
Rasanya, kalau aku mengingat wajahnya, aku ingin meninjunya keras-keras. Apa dia belum puas setelah kemarin dia menyuruhku untuk membuat undangan rapat anggota OSIS dan menyuruhku untuk menge-printnya?. Ternyata benar, dia memang tak punya perasaan. Pasti kalau aku sudah selesai mengerjakan laporan-laporan ini, dia akan mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa semua laporan ini dia yang mengerjakannya. Padahal, aku yakin, setiap hari, kerjanya hanya bersantai-santai tak karuan. Sementara aku?. Ya, kamu tahu sendiri kan, aku kerepotan mengerjakan semua tugas ini.
Aaaah... daripada aku memikirkan orang seperti itu, lebih baik aku menenangkan diriku dengan mendengarkan  lagu favoritku – Love, Oh Love, yang dinyanyikan oleh Davichi ( salah satu grup duo asal Korea Selatan). Oh iya, gara-gara kekesalanku pada orang itu – sebenarnya, namanya bukan “orang itu”, tapi Glenn Devano. Yaah, namanya memang keren, tapi tak sesuai dengan kelakuannya—,aku  sampai lupa memperkenalkan diriku. Namaku Lovita Kania, aku kelas XI, dan jabatanku disekolah sebagai Wakil Ketua OSIS. Ya, aku mendapatkan jabatan yang dididam-idamkan oleh semua siswa SMA. Tapi, aku malah tak menginginkan jabatan itu sama sekali. Aku heran kenapa mereka – para siswa yang mendukungku – memilihku sebagai Wakil Ketua OSIS?. Mungkin, aku memang pantas mendapatkan jabatan itu. Tapi, jika setiap hari aku harus bertemu  dengan Glenn, aku akan menyesal pada diriku sendiri!.
Semuanya berasal dari kejadian dua bulan yang lalu, saat pemilihan pengurus OSIS. Setiap kelas, khususnya kelas XI, diwajibkan untuk mengutus seseorang dari anggota kelasnya untuk menjadi pengurus OSIS. Aku,  tentunya mewakili kelasku, kelas XI IPA 3. Teman-teman sekelasku sepakat untuk memilihku sebagai calon pengurus OSIS. Kami – semua siswa— mengadakan rapat di ruangan OSIS. Setiap kandidat harus menyiapkan visi misinya masing-masing. Bagi kandiddat yang visi misinya paling bagus, dialah yang berhak menjadi Ketua OSIS. Akupun segera menyiapkan visi misiku dengan segera. Tentunya, aku bukan hanya menyusun visi misi itu. Jika aku terpilih, aku harus membuktikan bahwa visi misiku itu NYATA, tanpa rekayasa.
Setelah membuat visi misi yang sedemikian rupa, kami harus berpidato didepan semua calon kandidat pengurus OSIS. Ternyata, Bu Anita, menilai bahwa pidatoku dan pidato Glennlah yang paling bagus. Makanya kami terpilih untuk mendapatkan jabatan tertinggi di OSIS. Nah, setelah peresmian selesai, kamipun resmi menjadi anggota pengurus OSIS. Awalnya sih, Glenn melakukan tugasnya dengan baik. Tetapi, 3 minggu kemudian, ia mulai memperbudakku. Alasannya, ia terlalu sibuk dengan ekskul basketnyalah, ada pertandinganlah. Awalnya, aku percaya, kasihan padanya malah. Tapi, ternyata dia menipuku. Huh!, rasanya aku ingin membalasnya saja!.  Tapi, bisa-bisa nanti dia mengadukannya kepada Kepala Sekolah.
Saking kesalnya padanya, sampai-sampai aku menendang kakinya kemarin. Begini ceritanya...
Kemarin, saat aku sedang membaca di perpustakaan bersama sahabarku Yurina, dia datang menghampiriku. “Heh, jangan lupa ya, buat undangan rapat pengurus OSIS!,” begitu katanya. Akupun langsung berdiri dari tempatku dan berkata, “Eh, harusnya yang membuat undangan rapat kan, Ketua. Bukan Wakil!!!!.”. Ia pun langsung tertawa licik dan berkata, “Kenapa?, Kamu kan, Wakilku. Jadi sudah semestinya aku menyuruhmu. Atau.. kamu mau aku melaporkannya pada Bu Anita?. Kalau itu yang kamu mau, O.K, aku akan melaporkannya.”. Akupun berteriak, “Iya, aku memang Wakilmu, Tapi kamu gak berhak buat memperlakukannku seperti robot atau babumu yang seenaknya bisa kamu perintah!!!. Aku juga punya perasaan!!!. Gak sepertimu!!!!.” Aku berteriak dengan sekuat tenaga. Sontak saja, semua orang di perpustakaan menengok ke arahku. Untung saja, Bu Grace, penjaga perpustakaan, sedang keluar. Kalau tidak, aku pasti dapat tabokan yang menyakitkan. “Ternyata, orang sepertimu juga punya perasaan ya?. Haha, aku baru tahu,deh,” balasnya licik. Tiba-tiba...
Dugggg!!!, aku menendang tulang keringnya sampai merah, ungu kehijauan malah. Diapun meringis kesakitan. “Dengar ya, aku itu bukan babumu, aku melakukan ini semua karena ini adalah tugasku. O.K, kalau itu maumu, aku akan melakukannya. Tapi ingat, aku bukan babumu,” aku berkata dengan tegas.   Tanpa menunggu jawabannya akupun langsung meninggalkan perpustakaan dengan amarah yang membara.
Aku pikir, setelah kejadian kemarin, dia akan jera. Tetapi tidak rupanya. Huh, dia sungguh menyebalkan. Aku ingin mengadukan pada Bu Anita biar dia dipecat saja dari jabatannya itu. Tapi, aku kasihan juga sih kalau dia dipecat. Walaupun mengesalkan, tapi dalam setiap rapat pengurus OSIS, dia selalu mendapatkan ide cemerlang untuk menyelesaikan suatu masalah. Walaupun bebeda kelas, tapi aku tahu prestasi yang pernah diraihnya. Ya, waktu SD dulu, kami satu kelas selama 3 tahun.  Mustahil, kan, kalau aku tak mengena karakternya. Tapi, ternyata Glenn yang dulu kukenal gak seperti Glenn yang kukenal sekarang. Glenn yang dulu itu baik dan perhatian, tak seperti sekarang, bengal dan cuek. Tapi, kecerdasannya masih sama, kok. Ya, dia punya segudang ide yang memuaskan.
Loh kok, tiba-tiba aku jadi terbayang-bayang padanya, ya?. Harusnya kamu berpikir donk, Lovi!, dia kan udah memperlakukanmu sebagai budaknya!, gumamku kesal dalam hati begitu aku ingat kalau aku yang dari tadi hanya memikirkan Glenn, si Ketua OSIS brengsek itu.
“Hei, Lovi!.” Tiba-tiba seseorang datang menghampiriku yang sedang duduk di bus stop sambil mendengarkan lagu  I Like You The Best, yang dinyanyikan oleh B2ST (Beast) – salah satu boyband asal Korea Selatan—ini.
“Oh, kamu rupanya, Glenn.” Ternya orang itu adalah Glenn, si troblemaker, sekaligus Ketua OSIS brengsek itu. Kenapa dia ada disini, ya?, aku bertanya-tanya dalam hati.
“Mmm... Aku mau minta maaf gara-gara kejadian yang kemarin. Sekarang aku sadar, aku salah.” Katanya dengan perasaan yang sangaaat bersalah. Aku kira dia mau mengerjaiku seperti biasanya. Ternyata dia masih punya perasaan . Aku jadi makin curiga deh, jangan-jangan ini akal-akalannya saja.
“Serius, nih?.” Tanyaku memastikan.
“Gak, bercanda, kok. Serius lah!. Emangnya kamu gak liat wajahku yang seserius ini?.” Jawabnya bercanda sambil memegang kepalaku. Wah, ternyata benar dia meminta maaf padaku. Memang, sih masalah ini bukan sepenunya dia yang buat. Tapi, kan sudah selayaknya dia minta maaf.
“Gak lah, aku kan lagi sibuk dengerin lagu.” Jawabku lagi. Hehe, kali ini aku berbohong.
“Serius nih?, terus kenapa kamu tahu kalo aku yang datang?.” Tanyanya memastikan.
“Bohong. Kok. Tadi aku liat wajahmu... Hahaha... Ternyata orang sepertimu yang keras kepala ini, mudah ditipu, ya?.” Gumamku sambil mengejeknya. Gak nyangka, deh. Tadi, sebelum aku bicara seperti ini, dia percaya banget padaku.
“Apa kamu bilang?!. Aku tuh bukan orang yang terlalu polos kayak kamu. Yang bisa disuruh-suruh kyak babu. Tapi, gak rugi juga sih, aku nyuruh kamu. Seenggaknya, kerjaan aku beres tepat waktu.” Katanya lagi, ia membalas ejekanku.
“Yeee... enak aja!. Kan udah aku bilang jangan memperlakukanku seperti babu kamu.” Jawabku sambil memukul bahunya.
“Iya, deh. Sebagai cowok yang baik, aku ngalah deh, sama kamu.” Tampaknya, dia kesakitan. Tapi, dia juga mengalah. Tuh kan dia masih punya perasaan!. Aku menyesal deh, aku bilang dia brengsek. Ternyata dia orang yang baik juga. Habis, aku kesal juga sih, kalau dia terus memperlakukanku seperti babunya. Bisa-bisa, aku langsung melaporkannya pada Kepala Sekolah!.
“Huh, baik apanya. Kmu kan udah memperbudak aku. Mana bisa dibilang cowok baik!.” Kataku protes.
“Oooohh, Kayaknya iya juga sih, aku gak pantes dibilang cowok baik.” Katanya menyesal,“Bisnya udah datang, tuh. Mau pulang bareng?.” Lanjutnya sambil mengajakku pulang bersama dengannya.
“Iya...” Akupun menurutinya. Kamipun segera masuk ke dalam bis.
Kali ini, aku gak benci lagi pada Glenn. Aku malah suka sama dia sekarang. Glenn seperti ini, nih, yang aku inginkan!. 



-Risty-


Hi!!! ^^. Apa kabar???... Aku rindu deh, pada blog-ku!!!. Hehehe... :D. O.K aku mau curhat tentang hari ini nih. Disimak, ya!... ^^~
Mmmm... hari ini sih biasa saja. Tapi, terkadang di hari Minggu ini banyak hal tak terduga datang. Aku juga tak tahu kenapa. Mungkin, itu sudah takdir. Oh iya, aku baru ingat, hari ini Liburan Lebaran dumulai!!!!! ^^. Hehe. Jujur, sebenarnya, aku lebih suka di sekolah. Kalian tahu, kan???...:)
Yap, karena aku suka SMA baruku!!!  ^^. Hari ini, aku semangat sekali,ya. Wlaupun puasa, aku tetap saja semangat. Haha, Risty memang orang yang pariang lho.. :D. Lanjut, selain itu, hal yang kusuka di SMA ada banyak, taman-teman yang ramah, ekskul baru, pelajaran baru, seragam baru daaaaaannnn.... tentunya guru baru... :D. Aku suka hal yang baru sih... :). Oh iya, aku juga punya hobi baru, loh. Memotret. Entah kenapa, setelah membaca komik "Namida Usagi ~Tears of First Love~" aku jadi ingin memotret. Mungkin, karena salah satu tokohnya suka memotret. Namanya Takahiro Narumi. Dia adalah pacar Momoka Usami. Dia sangat  keren, loh!!! ^v^. Haha. Setiap melihat mereka berdua, aku jadi girang sendiri. Habis, mereka berdua sangat cocok, sih. Hahahaha...
Oh iya, kalian tahu tidak, aku sedang jatuh cinta, nih... Hehehe... Pada seseorang. Aku berpaling setelah disakiti oleh "Oppa"-ku sendiri. Hiks, dia jahat  :,( ... Kembali ke masalah cintaku, ya, entah kenapa ya, aku suka dengan anak itu?. Umurnya setahun lebih muda daripada aku. Dia juniorku... :D. Mungkin, aku suka dia karena sifatnya yang ramah, religius, keren, cool, pokoknya aku suka semua yang ada dalam dirinya.... :3. Selain itu, dia juga masih lajang. Oh iya, selain itu kami berdua juga selalu bersamaan. Mulai dari pergi ke Masjid, main sepeda, hingga bertemu di jalan... Haha, aku sungguh beruntung, ya. Aku sungguh bersyukur pada Tuhan... Dia telah memberi yang terbaik bagiku. Hiks, jadi terharu deh.... >///<. Tiba-tiba, aku jadi rindu pada orang yang kusuka, deh!!! >//<. Ya, semenjak masuk sekolah dua minggu yang lalu, kami jadi jarang bertemu. Tapi, waktu hari Jum'at, aku bertemu dengannya... :D. Dia keren loh... >///<. Apalagi kalau pakai seragam Pramuka... :D. Itulah yang membuatku suka padanya... Sekarang julukanku berubah menjadi "Risty in Love". Hahaha...
Kembali ke hari ini, hari ini cukup keren dan berwarna. Karena aku bisa mendengarkan lagu-lagu yang jarang kudengar di radio. Radio memang cocok untuk hiburan di bulan Ramadhan. Selain, tidak ada tampilan iklan makanan yang membuat puasa batal, radio juga mempunyai berbagai macam hiburan. Mulai dari berita, curhat, hingga musik. Radio juga banyak dinikmati orang. Selain itu kita juga bisa me-request lagu. Keren.
O.K sampai disini dulu,ya!!. C U later!!! ^-^



-Risty-



Hi!!! ^^... Hehe, lama tak jumpa ya?.. Aku rindu dengan blog-ku. Kalau dihitung-hitung sih, aku tidak meng-update blog-ku selama 1 bulan... Soalnya, akhir-akhir ini aku memang sibuk. Aku tak sempat meng-update blog-ku. Hehe... Makanya, mumpung sempat, aku mau meng-update blog-ku. Hehehe..

Kalian tahu tidak, sekarang aku sudah SMA, lho!. Yap, seperti yang kuceritakan sebelumnya aku mendaftar di SMAN 11 Makassar. Akhirna, setelah melewati perjuangan yang sulit, aku berhasil juga. Aku bersyukur.Akhirnya, aku berhasil. Tetapi, aku tahu ini bukan akhir dari segalanya. Masih ada perjuangan yang pasti lebih sulit dan menyedihkan lagi daripada ini. Soal sekolah baru, sudah pasti menyenangkan donk! ^v^. Aku mendapat banyak teman yang baik. Selain itu, mereka juga ramah. Pokoknya baik deh!.
Banyak hal baru yang didapatkan dari sekolah baru, selain sekolah baru, kita juga bisa mendapatkan pelajaran baru. Kalau di SMA kami sih, kami mendapatkan pelajaran Bahasa Jerman. Menurut aku sih, pelajaran Bahasa Jerman itu menyenagkan, hanya saja, aku sering kesusahan mengucapkan kata per kata. Mungkin, karena aku masih pemula. Tentu saja, jika dibandingkan dengan guru kami, aku jauh berada di bawahnya... :D . Tapi, zaman sekarang kan, siswa bisa lebih pintar dari gurunya... Jika dia aktif di internet untuk mencari referensi. Ya kan?...
Selain itu, aku juga dapat ekskul baru, ekskul kami bernama ELITE.COM (Aku lupa kepanjangnnya, tapi, yang jelas, ekskul yang bergerak di bidang IT). Hari  ini, kami mengadakan seminar untuk pertama kalinya (pada tahun ini). Kakak kelas memberikan kami materi yang beragam. Pertama, kami belajar cara menggunakan kamera secara online lewat HP dan disambungkan ke PC, lalu CorelDraw, Adobe Photoshop, Linux, dan 3D Flash Animator.Sungguh menyenangkan. Tapi resikonya kami harus menahan kaki kami yang pegal. Soalnya kami duduk selama 3 jam. Tapi kan, setidaknya kepegalan itu terbayar dengan pengetahuan baru.
Nah, sekian dulu ya!!. C U later!!! ^-^



-Risty-
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

12
Desain-tanpa-judul
Girl with a lot of dreams and imagination. Writing here to release all of her minds.

Ikuti

Pos Populer

  • Ironi Manusia
  • Mungkin, Selamanya Tangan Ini Tak Akan Berhenti Kerja..
  • Artikel: Jiwa Enterpreneur Terpendam, Api Produktivitas Anak Bangsa Memadam
  • Kali ini SMA...

Kategori

artikel 1 arts 3 blog 38 cerpen 4 cinta 4 cosplay 1 diary 1 diriku 1 dongeng 1 drawing 3 essai 1 experience 1 friends 1 fun 1 hobi 1 idea 1 insprasi 1 journey 1 kreatif 1 love 4 motivasi 4 myself 2 novel 2 pengalaman 1 personal 1 perubahan 1 photography 5 resensi 3 sekolah 1 seru 2 teater 1 teenlit 1 tips 1 unik 1

Berlangganan

Nama

Email *

Pesan *

Risti Fauziyah Habibie. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Arsip

  • ►  2021 (1)
    • ►  November (1)
  • ►  2016 (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2015 (11)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2013 (25)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (4)
  • ▼  2012 (43)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (8)
    • ►  September (5)
    • ▼  Agustus (7)
      • Selasa
      • Writing
      • Alasanku untuk menjadi seorang Penulis
      • Cinta Lama Bersemi Kembali
      • My Second Short Story
      • Minggu
      • Kali ini SMA...
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (8)
    • ►  Mei (1)

Oddthemes

Populer

  • Alasanku untuk menjadi seorang Penulis
  • Artikel: Jiwa Enterpreneur Terpendam, Api Produktivitas Anak Bangsa Memadam

Copyright © Quillatisserie. Designed by OddThemes